Rabu, 22 Maret 2017

Pelaku Curanmor Yang Kerap Beraksi Di Tempat Wisata Permandian Ermes dan simoko Berhasil Di Ringkus Oleh Tim Khusus Polres Bantaeng

Bantaeng- Polres Bantaeng mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor)terhadap dua pelaku.

Dalam Penangkapan tersebut tim khusus polres Bantaeng meringkus pelaku di Kampung Balang Kelurahan Karatuang, Kabupaten Bantaeng, Rabu (22/3/2017).

Dimana masing-masing pelaku, yakni Ahmad Kurnia alias Kunru (19) seorang petani dan Muhtar alias Mutta (27) warga Kampung Pasanggarang Kelurahan Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng.


“Dari hasil introgasi yang dilakukan pihak kepolisian terhadap kedua pelaku tersebut,mengaku melakukan pencurian terhadap sepeda motor di rumah pemiliknya di Dusun Jannaya Desa Barua Kecamatan Eremerasa, sekita Bulan Februari 2017,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Dalam pencurian aksi sepeda motor, pelaku juga mengakui telah melakukan pencurian di beberapa tempat di antaranya, di Bonto Lonrong mengambil Mio sproty warna merah pada malam hari. Di kampung Jannaya mengambil motor Yamaha Jupiter warna hitam.

Sementara itu Pelaku juga membeberkan pernah menjalankan aksinya di berbagai tempat keramayan(wisata)di antaranya Permandian semoko Motor Honda Supra Fit warna merah. Di Permandian Ermes mengambil Motor Yamaha MX warna hijau dan di dekat Permandian semoko Motor Honda Supra Fit warna hitam.
Penulis:Andi amal                                                       

Sabtu, 18 Maret 2017

Seorang Pemimpin Tidak Bekerja Dengan Isu Namun Dia Berfikir Dan Bekerja Dengan Logika Dan Fakta

Bantaeng-A.Reski Amal mengatakan untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai passion dan kiat kiat  serta menjadi yang terbaik dan sejatinya pemimpin adalah contoh dan idola, sehingga setiap orang ingin dekat dan bercermin kepadanya.

"Seorang pemimpin harus mempunyai passion dan tidak perlu ditakuti, karena dia adalah contoh. Dalam setiap kondisi apapun harus bisa memutuskan. Itu harus dilatih," kata A.reski amal.

Ditambahkan pula, seorang pemimpin tidak bekerja dengan isu, namun dia berfikir dan bekerja dengan logika dan fakta. Pemimpin juga harus mempunyai motivasi, dan menempatkan segala sesuatu berdasarkan proporsinya.

"Selesaikan pendidikan, kemudian berpikirlah kreatif. Belajar yang tekun dan latih leadership , karena lapangan kesempatan untuk bekerja itu peminatnya semakin banyak dan persaingan semakin berat. Mumpung masih ada waktu, belajar dan kuasailah bahasa pergaulan internasional," pintanya.

Terkait akan. di adakanya pemilihan serentak tahun 2018 dibutuhkan seorang pemimpin yang tahu betul akan kebutuhan warganya. Apalagi sulawesi selatan ingin maju, ingin terus membangun, dan harus lebih baik lagi dari daerah-daerah lainnya.

A.reski amal yang akrab disapa andi amal  itu mengharapkan selepas menamatkan pendidikan, tentu saja harus mempunyai tujuan hidup. "Akan ke mana dan menjadi apa. Paling utama adalah menjadi lebih baik, menjadi pemuda harapan keluarga, orang tua dan orang banyak," lidndas andi amal.

Rabu, 15 Maret 2017

Wow Ada Pernyataan Menarik Dilontarkan Ketua Karang Taruna Barua-Raya Melalui Akun Facebook

BARUA-Ada pernyataan menarik dilontarkan Ketua karang taruna Aidil akbar melalu sosial media dalam bentuk chat pribadi  melalui massanger facebook (FB)ke sesama Rekan- rakan pengurus karang taruna Barua- raya(15-3-2017)sekitar pukul:21:46 wita.

Pemimpin, katanya, harus jelas keberpihakannya kepada rakyat. “Tugas seorang pemimpin adalah melayani rakyat,” tegas kata pria yang juga mantan sekertaris umum HPMB-raya pc Ba'ba eja periode 2015-2016 itu.

Menurut Aidil modal menjadi pemimpi adalah berani. “Sistem ketatanegaraan kita, membuka peluang kepada siapapun, persaingan sekarang begitu bebas dan terbuka,” lintasnya

Tak hanya pernyataan kepemimpinan yang di bahas  melalui  sosial media Tetapi dia juga menyampaikan  curahan hatinya untuk pemuda melalui status akun fecebook dan menandai beberapa teman fb nya  dalam status tersebut pemudah Sebagai Sosial Of Control

"Kita bisa membandingkan sebuah organisasi.
Dengan sapu lidi, yang memiliki kekuatan karena ikatan bersama. Bila masing-masing lidi tidak disatukan menjadi satu, maka lidi-lidi tersebut akan lemah, tidak memiliki kekuatan, dan mudah dipatahkan. Tetapi bila lidi-lidi itu diikat bersama menjadi satu, ia adalah alat yang efektif untuk membersihkan kotoran. Seperti kita, mahasiswa dan pemuda, musuh selalu menghendaki kita terpecah, hingga kita tidak bisa secara efektif menyingkirkan penindasan, pemerasan, dan aturan mereka. Jika kita terorganisir, dan persatuan kita kuat, seperti sapu lidi, maka kita bisa bergerak dan menyapu kotoran-kotoran dan persoalan-persoalan masyarakat" ujar tulisan aidil akbar dalam catatan status facebooknya.

Dalam status yang tercantum tersebut mendapat banjiran like dari pertemanan fbnya dan menuai banyak komentar dari netisen
Penulis:Andi Amal.                                                     

Wow Ada Pernyataaan Menarik Dilontarkan Ketua Karang Taruna Barua-Raya Melalui Akun Fbnya

BARUA-Ada pernyataan menarik dilontarkan Ketua karang taruna Aidil akbar melalu sosial media dalam bentuk chat pribadi  melalui massanger facebook (FB)ke sesama Rekan- rakan pengurus karang taruna Barua- raya(15-3-2017)sekitar pukul:21:46 wita.

Pemimpin, katanya, harus jelas keberpihakannya kepada rakyat. “Tugas seorang pemimpin adalah melayani rakyat,” tegas kata pria yang juga mantan sekertaris umum HPMB-raya pc Ba'ba eja periode 2015-2016 itu.

Menurut Aidil modal menjadi pemimpi adalah berani. “Sistem ketatanegaraan kita, membuka peluang kepada siapapun, persaingan sekarang begitu bebas dan terbuka,” lintasnya

Tak hanya pernyataan kepemimpinan yang di bahas  melalui  sosial media Tetapi dia juga menyampaikan  curahan hatinya untuk pemuda melalui status akun fecebook dan menandai beberapa teman fb nya  dalam status tersebut pemudah Sebagai Sosial Of Control

"Kita bisa membandingkan sebuah organisasi.
Dengan sapu lidi, yang memiliki kekuatan karena ikatan bersama. Bila masing-masing lidi tidak disatukan menjadi satu, maka lidi-lidi tersebut akan lemah, tidak memiliki kekuatan, dan mudah dipatahkan. Tetapi bila lidi-lidi itu diikat bersama menjadi satu, ia adalah alat yang efektif untuk membersihkan kotoran. Seperti kita, mahasiswa dan pemuda, musuh selalu menghendaki kita terpecah, hingga kita tidak bisa secara efektif menyingkirkan penindasan, pemerasan, dan aturan mereka. Jika kita terorganisir, dan persatuan kita kuat, seperti sapu lidi, maka kita bisa bergerak dan menyapu kotoran-kotoran dan persoalan-persoalan masyarakat" ujar tulisan aidil akbar dalam catatan status facebooknya.

Dalam status yang tercantum tersebut mendapat banjiran like dari pertemanan fbnya dan menuai komentar dari sesama rekan-rekannya.

Selasa, 14 Maret 2017

Mahasiswa Cantik ini Melakukan Tindak Pidana Pencurian Motor Membuat Banyak Komentar Dari Netisen

Gowa- Sinar(19)Mahasiswi cantik asal Gowa bersama rekannya Muhammad Ibrahim (16) terpaksa di Rinkus  anggota Polsek Rappocini, di jalan Graha Kalegowa Kabupten Gowa, Selasa (14/3) siang tadi.

Sinar dan ibrahim ditahan karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian motor dalam melakukan aksinya tersebut. dengan cara meminjam motor teman di kampus, lalu pergi menggandakan kuncinya. Setelah itu tinggal menunggu waktu kurang lebih sepekan untuk mengambil motor tersebut.

Kepala Unit (Panit) II Polsek Rappocini Ipda Nurtcahyana saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia membeberkan bahwa Sinar telah melakukan tindak pidana pencurian di kampusnya.

Sinar mengambil motor yang sudah digandakan kuncinya. Sementara Ibrahim menuggu di depan kampus," ungkapnya.

Dalam sekejap informasi itu mulai tersebar di jagad dunia maya, sejumlah netizen kaget dengan tampang gadis itu. Wajahnya yang anggun dengan kulit putih bersih membuat netizen heran. "Astaga, kenapa tidak curi hati saya saja. Motorji lagi," kata salah satu pengguna WhatsApp, sore tadi.

Semntra itu barang bukti tiga unit sepeda motor, telah diamankan di Mapolsek Rappocini guna penyelidikan lebih lanjut.
Penulis:Andi Amal

Senin, 13 Maret 2017

Aidil akbar-Pemuda Sebagai Sosial Of Control

Aidil Akbar-Kita bisa membandingkan sebuah organisasi dengan sapu lidi, yang memiliki kekuatan karena ikatan bersama. Bila masing-masing lidi tidak disatukan menjadi satu, maka lidi-lidi tersebut akan lemah, tidak memiliki kekuatan, dan mudah dipatahkan. Tetapi bila lidi-lidi itu diikat bersama menjadi satu, ia adalah alat yang efektif untuk membersihkan kotoran. Seperti kita, mahasiswa dan pemuda, musuh selalu menghendaki kita terpecah, hingga kita tidak bisa secara efektif menyingkirkan penindasan, pemerasan, dan aturan mereka. Jika kita terorganisir, dan persatuan kita kuat, seperti sapu lidi, maka kita bisa bergerak dan menyapu kotoran-kotoran dan persoalan-persoalan masyarakat"

"Untuk perubahan indonesiaku untuk perubahan desaku"

Penulis:Andi Amal.           
Editor:Abu bakar.             

Aidil akbar-Pemuda sebagai sosial of control

Aidil Akbar-Kita bisa membandingkan sebuah organisasi dengan sapu lidi, yang memiliki kekuatan karena ikatan bersama. Bila masing-masing lidi tidak disatukan menjadi satu, maka lidi-lidi tersebut akan lemah, tidak memiliki kekuatan, dan mudah dipatahkan. Tetapi bila lidi-lidi itu diikat bersama menjadi satu, ia adalah alat yang efektif untuk membersihkan kotoran. Seperti kita, mahasiswa dan pemuda, musuh selalu menghendaki kita terpecah, hingga kita tidak bisa secara efektif menyingkirkan penindasan, pemerasan, dan aturan mereka. Jika kita terorganisir, dan persatuan kita kuat, seperti sapu lidi, maka kita bisa bergerak dan menyapu kotoran-kotoran dan persoalan-persoalan masyarakat"

"Untuk perubahan indonesiaku untuk perubahan desaku"